Abrasi Pantai Trisik Ancam Eksistensi Konservasi Kelompok Penyu Abadi

Kuntadi
Warga melepaskan tukik di Pantai Trisik, Kulonprogo yang habitatnya mulai tergerus abrasi pantai. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Abrasi yang semakin parah akan mengancam keberadaan penyu. Biasanya penyu bertelur di sekitar muara Sungai Progo dengan jarak sekitar 50 meter dari titik pasang tertinggi. Dengan kondisi pantai yang tergerus abrasi lokasi bertelur sudah semakin jauh denan zona aman.

“Abrasi ini harus ditangani, karena kalau dibiarkan penyu tidak memiliki tempat bertelur," katanya.

Ketua Konservasi Penyu Abadi, Jaka Samudra mengatakan, untuk mengantisipasi kerusakan tempat konservasi, lokasi yang akan direlokasi ke tempat yang lebih aman. Lokasi baru itu kemungkinan di sekitar Joglo Wisata Trisik yang jaraknya sekitar 100 meter dari bibir pantai.

“Kami sudah siapkan tempat disana yang lebih luas, agar tukik yang dirawat bisa lebih banyak,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

57 tahun lalu

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal