71 Wisatawan di Gunungkidul Terkena Sengatan Ubur-Ubur

Kismaya Wibowo
Seorang wisatawan ditolong Tim SAR setelah tersengat ubur-ubur. (Foto: doc/iNews.id)

Biasanya, ubur-ubur ini muncul pada bulan Juni sampai Agustus. Hewan ini muncul karena adanya perubahan musim di dasar laut. Akibatnya naik ke atas permukaan air laut yang suhunya lebih hangat.  

“Sudah dua bulan ini, ubur-ubur muncul di perairan dan terbawa gelombang ke tepi,” katanya. 

 Tim SAR terus mengimbau kepada wisatawan untuk lebih hati-hati. Mereka juga harus mengawasi anak, karena warnanya yang kemerahan dan kebiruan membuat anak ingin memegang.   

Salah seoranga wisatawan Yuli Aldianto mengatu awalnya tidak tahu kalua yang dia pegang adalah ubur-ubur. Hewan ini terbawa gelombang di tepian pantai.   

“Saya tidak tahu itu ubur-ubur, kena tangan dan terasa panas dan gatal,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal