6 Bulan Terpuruk karena Covid-19, Industri Batik di Kulonprogo Mulai Bangkit

Kuntadi
Industri kerajinan batik di Kabupaten Kulonprogo mulai menggeliat. (Foto: INews.id/Kuntadi)

Sebelum masa pandemi Covid-19, perajin bisa menjual produk hingga 3.500 lembar per bulan. Saat ini mereka sudah bisa menjual hingga 2.000 lembar. Itupun harus menggunakan pemasaran secara online. Sementara pemasaran konvensional belum kembali.

Perajin batik yang lain, Umbuk Haryanto mengatakan saat ini perajin juga tengah mengincar seragam. Tahun ajaran baru bagi anak sekolah menjadi harapan baru, untuk mendapatkan order. Namun pasar umum juga sudah mulai digarap.

“Seragam gebleg renteng ini wajib untuk anak sekolah. Ini harapan baru industri batik bisa bangkit,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dukung Rumah Kreatif Cahayo Laut, PT Nusa Wana Raya Beri Bantuan Alat Membatik

57 tahun lalu

Alergi Kulit, Alasan Jokowi Tak Pakai Seragam Alumni di Acara Reuni

57 tahun lalu

Keren, Pemuda Anak Buruh Harian Lepas asal Purwakarta Dinobatkan Jadi Putra Batik Indonesia 2023

57 tahun lalu

KUR BRI dan Perjuangan Nur Kholis Selamatkan Tradisi 

57 tahun lalu

Batik Karya Terpidana Mati Kasus Narkoba Mary Jane Laris Diburu Konsumen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal