40 Kelurahan di Gunungkidul Terserang PMK, Begini Antisipasi Dinas Peternakan

erfan erlin
Suasana pasar hewan Munggi Semanu usai dibuka kembali. ( Foto : MPI/erfan erlin)

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Penyakit Mulut dan Kukuk (PMK) pada hewan ternak telah menyebar di 40 kelurahan dari 13 kapanewon di Gunungkidul. Dinas Peternakan mulai menerapkan persyaratan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk lalu lintas ternak antar wilayah.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul Wibawanti Wulandari mengakui jumlah hewan ternak yang diindikasikan terjangkit PMK di wilayahnya terus mengalami kenaikan. Sesuai kesepakatan dengan wilayah lain grade untuk wilayah penyebaran diturunkan tidak lagi di kabupaten tetapi kelurahan.

"Kalau daerah yang terjangkit itu ukurannya kabupaten, susah karena seluruh Indonesia bisa dibilang terjangkit. Makanya diturunkan dari Kabupaten ke Kapanewon sekarang ke Kalurahan," kata dia, Selasa (14/6/2022).

Wibawanti mengatakan, ada sebagian daerah yang mensyaratkan pengiriman hewan anak yang berasal dari wilayah yang terbebas PMK. Jika ukurannya kabupaten maka hal tersebut sulit dipenuhi sehingga kriterianya diturunkan menjadi ke kelurahan.

Saat ini Kabupaten Gunungkidul telah kembali membuka semua pasar hewan mereka setelah sempat ditutup selama dua pekan. Pasaran atau hari buka pertama pihaknya masih mentolerir pedagang dari luar daerah yang belum bisa menunjukkan SKKH.

"Kalau hari pertama pasaran masih bisa kami maklumi pedagang luar daerah tidak membawa SKKH, tetapi kalau pasaran berikutnya atau 5 hari kemudian mereka wajib bawa SKKH. Kalau tidak pasti kami minta bawa pulang hewannya,"papar dia.

Dan untuk distribusi hewan ternak ke provinsi lain memang ada pengetatan yaitu disertai dengan SKKH yang dikeluarkan oleh dinas peternakan provinsi. Ada satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pedagang yang ingin mengirimkan hewan ke luar daerah beda provinsi.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal