"Kalau di RSPAU Hardjolukito itu masih ada (ruangan pasien Covid-19) dan memang di 'up' lagi untuk lantai dua dan lantai tiga, tapi untuk merawat OTG (orang tanpa gejala), PDP ringan dan sedang, dan tinggal beberapa bangsal," katanya.
Agus mengatakan guna mengantisipasi peningkatan pasien kasus Covid-19 di Bantul, pemerintah daerah juga menyiapkan dua rumah sakit swasta. Keduanya yaitu RS Nur Hidayah dan RS Rajawali Citra.
"Kita masih punya cadangan, namun istilahnya bukan rujukan, jadi dua rumah sakit itu kita persiapkan sebagai rumah sakit yang melayani Covid-19," katanya.
Sementara itu, berdasarkan data kasus Covid-19 yang ada pada media sosial Gugus Tugas Bantul per 20 Mei menyebut total kasus positif di Bantul secara akumulasi 55 orang. Rinciannya, sebanyak 23 orang sembuh, 2 meninggal dan 30 orang masih dirawat.