Sekretaris Perusahaan PT AP I, Handy Heryudhitiawan mengatakan banyak maskapai penerbangan yang ingin masuk ke Yogyakarta namun tidak mampu. Ini terjadi karena kapasitas bandara sudah terlalu penuh dan tidak bisa menampung.
“Kita berani bangun bandara dengan nilai investasi cukup besar karena pertumbuhannya sangat tinggi,” kata Handy.
Nilai investasi untuk pembangunan YIA mencapai Rp11 triliun Untuk proses konstruksi fisik bandara mencapai Rp6 trilun dan selebihnya untuk pengadaan lahan.