“Kita kembali ke kampus aja lah. Mengapa, demo enggak menyelesaikan masalah. Kita ingin dialog dengan para mahasiswa dan kita akan buat ruang dialog. Saya akan minta nanti seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia mengajak dialog dengan mahasiswa, khususnya terkait RUU yang telah dituntut mereka, katakan RUU KUHP, apanya yang dituntut, mari diskusi,” katanya.
Sementara Kapolda Sultra Brigjen Iriyanto meminta masyarakat mempercayakan penanganan dua mahasiswa yang tewas saat demonstrasi yang berakhir ricuh di depan Gedung DPRD Sultra, Kamis (26/9/2019), kepada kepolisian. Saat ini, polisi sedang mengumpulkan barang bukti dan keterangan-keterangan sehingga bisa dijadikan alat bukti.
“Beri kami waktu untuk menyelidiki, menuntaskan dan mengungkapkan siapa pelakunya,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (27/9/2019).