Namun demikian kolom letusan tidak teramati dari semua Pos PGM karena adanya kabut sepanjang hari yang menghalangi pantauan visual. “Dampak dari letusan ini adanya hujan abu tipis di seputaran Pos PGM di Ngepos, Srumbung, Magelang," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida.
Dari data kegempaan, kata dia dari pukul 00.00-18.00 WIB, tercatat gempa vulkanotektonik (VT) 1 kali, tektonik (TT) 2 kali, dan multiphase (MP) 3 kali. "Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih pada tingkat Waspada atau Level II," katanya.
BPPTKG merekomendasikan agar dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi tidak diperkenankan untuk aktivitas penduduk. Adapun penduduk yang tinggal dan beraktivitas di luar radius 3 km dapat terdampak oleh abu letusan.
Untuk mengurangi dampak abu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diharapkan menggunakan masker. Masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Merapi diharapkan untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengantisipasi dampak bahaya abu vulkanik.