Dalam melayani 5 Koridor tersebut, 81 unit bus akan disiapkan. Untuk pemberangkatannya setiap 10 menit sekali dan tepat waktu. Meski tak ada penumpang, bus akan tetap berjalan.
“Masing-masing jarak halte atau bus stop satu dengan lain sekitar 500 meter. Bus yang dioperasikan berkapasitas 19 seat dan 15 orang untuk berdiri,” ucapnya.
Hal yang membuatnya berbeda dengan moda transportasi lain yakni pada teknologinya. Setiap melintasi traffic light, lampu jalan akan langsung berubah hijau sehingga bus tidak berhenti.
“Jadi warga yang menggunakan jasa moda transportasi ini tidak akan pernah terjebak dengan lampu merah," ujarnya.
Pengujian lintasan bus massal ini dilakukan Akhyar bersama Kasubdit Angkutan Umum Ditjen Hubdat Kementrian Perhubungan (Kemehub) Hadi Setyabudi P, Ketua Organda Medan Montgomery Munthe, Kadishub Sumut Abdul Haris, Kadishub Kota Medan Iswar Lubis serta sejumlah pengusaha angkutan.