Warga pun melaporkan kejadian itu ke petugas PTPN II dan polsek setempat. Ketika petugas tengah memadamkan api, datang seorang pria yang mengaku pemilik mobil tersebut.
Pria keturunan asal Medan itu mengaku dirinya dirampok sejumlah orang ketika akan masuk ke jalan tol. Kawanan rampok itu kemudian membawa mobilnya ke kebun tebu.
“Saya digedor-gedor orang. Semua uang dan ATM saya diambil. Lalu, saya disuruh keluar terus mobil dibakar. Saya lari menyelamatkan diri,” ucap pria tersebut.
Kasus pembakaran mobil tersebut kini sudah ditangani petugas Polres Langkat dan Polsek Stabat. Petugas juga mengolah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik mobil yang mengaku dirampok itu.