Viral Penumpang Diejek Petugas karena Ketinggalan Kereta Api di Medan, Railink Minta Maaf

Wahyudi Aulia Siregar
Tangkapan layar penumpang KA cekcok dengan petugas di Stasiun Medan. (Foto: ist/Instagram)

MEDAN, iNews.id - Video penumpang Kereta Api Sri Lelawangsa cekcok dengan petugas PT Railink di area peron Kereta Api Bandara Stasiun Medan, viral di media sosial. 

Dalam video yang beredar dilihat, Senin (14/7/2025), penumpang marah-marah setelah merasa mendapat perlakuan diskriminatif oleh petugas saat akan naik kereta untuk pulang dari Medan ke Binjai. 

Dalam penuturan di video yang diunggah akun Instagram @BuletinMedan itu, disebut bahwa penumpang tersebut saat berangkat dari Binjai ke Medan pada pemberangkatan sebelumnya, tidak memiliki masalah. 

Dia tetap bisa membawa serta salah seorang anaknya tanpa tiket karena masih berusia di bawah 3 tahun dan belum mencapai tinggi 1 meter.

Namun, saat mereka akan pulang dari Medan ke Binjau, perlakuan berbeda terjadi. Anak mereka yang berusia di bawah 3 tahun dan memiliki tinggi di bawah 1 meter, dilarang menaiki kereta api.

Dituturkan pula bahwa petugas terkesan mengulur-ulur waktu dengan berdiskusi tanpa solusi hingga kereta yang seharusnya mereka naiki terlewat. Yang paling mengecewakan, salah satu petugas dilaporkan sempat mengeluarkan pernyataan bernada mengejek.

"Apa tadi kau bilang. Selamat naik angkot," kata penumpang tersebut menirukan pernyataan petugas.

Railink Evaluasi Internal

Atas insiden itu, PT Railink telah menyatakan permohonan maafnya kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink, Ayep Hanapi, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 13 Juli 2025 Jam 19.30 di area peron Stasiun Medan dan melibatkan salah satu pengguna jasa yang tidak dapat menunjukkan tiket dan identitas resmi saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

PT Railink telah menyampaikan pada saat pemeriksaan tiket terdapat 4 penumpang yang terdiri dari 2 penumpang dewasa dan 2 penumpang anak-anak. Namun salah satu anak lagi sudah berusia 3 tahun, sehingga sesuai dengan peraturan yang berlaku penumpang tersebut wajib memiliki tiket.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Railink Tebar Diskon 17 Persen Tiket Kereta Bandara Yogyakarta dan Medan

57 tahun lalu

KAI Commuter Ambil Alih Operasional KA Bandara Soetta dari Railink, Transisi Kelar Akhir Maret

57 tahun lalu

Jelang Libur Iduladha, Penumpang Kereta Api di Daop 7 Madiun Meningkat

57 tahun lalu

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang

57 tahun lalu

H-8 Lebaran, Stasiun Cirebon Mulai Dipadati Ribuan Pemudik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal