Nantinya di musim kemarau, bila tidak ada perubahan signifikan atau rekomendasi lain dari tim geologi, Pemerintah Kabupaten Maros ingin mematenkan sinkhole tersebut sebagai lokasi wisata.
Pihaknya juga akan membuka akses jalan sehingga wisatawan lebih mudah masuk ke lokasi. Di mana nantinya, diperkirakan sekitar 1,5 hektare sampai 2 hektare dari sinkhole akan dijadikan tempat wisata.
"Tempat ini akan bernilai ekonomi, mengingat petani pemilik lahan tentu tidak bisa menggarap sawahnya karena adanya sinkhole," tuturnya.