Diketahui, 1.000-an driver online menggelar unjuk rasa di depan Kantor PT Gojek Indonesia. Kedatangan para driver ini menuntut pihak managemen Gojek untuk mengevalusi sistem orderan yang saat diterapkan yang dinilai tidak berpihak kepada para driver.
“Kita mau adanya pemerataan orderan kepada seluruh driver. Jangan ada akun prioritas yang mendapatkan orderan. Bentuk itu mengadu domba para driver," kata Koordinator aksi, Agam Zubir.
Tak hanya itu, Agam juga meminta kepada pimpinan PT Gojek Indonesia untuk memecat Aditya sebagai pimpinan PT Gojek Indonesia cabang Medan karena dinilai tidak berpihak kepada para driver.
“Kita mau Aditya dipecat. Karena sudah 2 tahun dia memimpin PT Gojek Indonesia tidak ada kebijakannya yang berpihak kepada driver,” ungkapnya.
Para Driver saat ini masih memilih bertahan didepan kantor PT Gojek Indonesia Medan untuk menunggu surat pernyataan dari PT Gojek terkait tuntutannya. Sementara itu, ratusan personil kepolisian tampak turun ke lokasi untuk mengamankam unjuk rasa.