Tuntutan Tak Dipenuhi Gojek Medan, Massa Bakar Jaket dan Helm

Stepanus Purba
Pengemudi Gojek membakar atribut, Rabu (15/1/2020) (Foto: iNews/ Stephanus)

"Kami juga meminta menutup penerimaan mitra driver karena semakin banyak driver maka persaingan semakin ketat dan kami tidak bisa mendapatkan rejeki secara maksimal," sambung Alex.

Sementara itu, PT Gojek Indonesia melalui Head of Regional Corporate Affairs Gojek wilayah Sumbagut, Dian Lumban Toruan mengatakan pihaknya tidak bisa melakukan penghapusan sistem alokasi order atau Jeger.

"Tidak bisa (penghapusan alokasi order). Kalau untuk penghapusan tidak bisa. Karena kita juga sudah melihat adanya perkembangan yang positif dimana driver yang rajin menyarakan bahwa order yang dia dapatkan semakin baik," kata Dian Lumban Toruan.

Dian menerangkan bahwa sistem alokasi order yang dituntut dihentikan oleh para driver adalah hasil pembaharuan dari sistem yang sebelumnya yang memperhatikan bagaimana agar mitra Gojek dapat maju bersama PT Gojek Indonesia.

"Itu sebabnya, mitra yang tidak pilih-pilih order akan digunakan untuk mendapatkan orderan. Sehingga dengan mendapatkan banyak orderan maka mitra kami akan semakin maju," kata Dian.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai

57 tahun lalu

Tak Ada Jembatan, Siswa SMP di Medan Seberangi Sungai Deli Lewat Pipa Air ke Sekolah

57 tahun lalu

6 Debt Collector Rampas Mobil di Medan, 2 Pelaku Babak Belur Dihajar Warga

57 tahun lalu

Gudang Ekspedisi di Medan Ludes Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

DJ yang Juga Selebgram di Medan Ditangkap Polisi, Pakai Pod Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal