Tolak Pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja, Ratusan Mahasiswa dan Pelajar Blokir Jalan di Medan

Ahmad Ridwan Nasution
Ratusan pelajar dan mahasiswa menggelar unjuk rasa di perempatan Jalan Brigjen Katamso-Simpang Juanda, Kamis (8/10/2020). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Ratusan mahasiswa dan pelajar menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020). Massa memblokir perempatan Jalan Juanda dan Jalan Sisingamangaraja serta Simpang Jalan Juanda dan Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan.

Dalam aksinya, massa meminta pemerintah dan DPR mencabut Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan pada 5 Oktober 2020 lalu. Tak hanya itu, sejumlah massa mengucapkan umpatan-umpatan kasar kepada DPR sebagai bentuk protes mereka terhadap pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja.

Mereka menilai pengesahan undang-undang tersebut sarat dengan kepentingan pengusaha dan tidak berpihak kepada pekerja dan masyarakat. Selain itu, keberadaan undang-undang tersebut juga di khawatirkan akan memicu kerusakan lingkungan.

"Kami menilai bahwa produk hukum yang diterbitkan pemerintah saat ini memberikan dampak buruk bagi masyarakat kecil," ucap Cireng salah satu koordinator aksi.

Dia mengatakan, massa mahasiswa dan pelajar nantinya akan bergerak menuju DPRD Sumut untuk bergabung dengan kelompok lain yang menggelar unjuk rasa.

Selain mengelar orasi, massa juga membakar ban bekas serta mencoret-coret badan jalan sebagai bentuk protes.

Akibat aksi ini, kemacetan lalu lintas terjadi di seputaran Jalan Sisingamangaraja, Juanda, dan Brigjen Katamso. Sejumlah pengendara terpaksa memutar balik kendaraan mereka karena ruas jalan di blokade massa aksi.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Demo di DPRD Jabar, Protes Kenaikan Harga Pertamax dan Pelemahan Rupiah

57 tahun lalu

Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut

57 tahun lalu

Pohon Mahoni Berusia 100 Tahun Tumbang Timpa 4 Rumah di Medan, 2 Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Penggerebekan Lapak Sabu di Medan Mencekam, Polisi Dilempari Batu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal