Tolak Pemakaman Covid-19, Warga Jemput Jenazah Pasien Reaktif di Padangsidimpuan

Indra Siregar
Okezone
Warga di Padangsidimpuan saat menjemput jenazah pasien disebut reaktif Covid-19 untuk dibawa pulang. (Foto: iNews/Indra Siregar)

PADANGSIDIMPUAN, iNews.id - Warga dan keluarga membawa pulang pasien reaktif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Mereka tidak terima pasien meninggal dinyatakan reaktif dan harus dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Informasi diperoleh, korban meninggal berinisial ANM (64), warga Jalan Profesor Muhammad Yamin, Kota Padangsidimpuan. RS yang merawat menyatakannya sebagai pasien reaktif. Sesuai prosedur, jenazah dimakamkan dengan protokol kesehatan. Hal inilah yang ditolak warga dan keluarga pasien.

Sebelumnya, pasien sempat dibawa keluarga ke Rumah Sakit Umum (RSU) Metta Medika Kota Padangsidimpuan, namun ditolak RS. Keluarga langsung membawa pasien ke RSUD Kota Padangsidimpuan dan sempat dirawat dalam ruangan isolasi pada Rabu (26/8/2020) sore.

Setelah mendapat perawatan kurang dari 24 jam, pasien meninggal dunia pada Kamis (27/8/2020) pagi. RSUD Kota Padangsidimpuan kemudian menyatakannya sebagai pasien reaktif Covid-19.

Anak pasien, Irma Suryani mengatakan, sampai saat ini belum ada hasil swab almarhum dari rumah sakit. Pasien sebelumnya sakit jantung hingga menyebabkan sesak napas. Bahkan Irma mengungkapkan, orang tuanya tidak pernah melakukan perjalanan ke luar kota.

"Bapak ku datang malam (ke RS), pagi langsung meninggal. Datang dari mana itu Covid-19? Ku tanya abang, datang dari mana itu Covid?," kata Irma meluapkan kekesalannya, Kamis (27/8/2020).

Setelah beberapa jam mediasi, akhirnya RS menyerahkan jenazah kepada keluarga. Namun mereka diminta untuk menandatangani surat pernyataan. Selanjutnya warga membawa peti jenazah di dalam ambulans untuk dibawa ke rumah duka.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Keluarga Pasien di Padangsidimpuan Tewas usai Jatuh dari Lantai 4 Gedung RSUD

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Suami Bunuh Eks Dirut RSUD Padangsidimpuan di Batam

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Motif Suami Bunuh Eks Dirut RSUD Padangsidimpuan di Batam

57 tahun lalu

Eks Dirut RSUD Padangsidimpuan Tewas Dibunuh Suami dengan Keji

57 tahun lalu

Bupati Gunungkidul Sunaryanta Sambut Positif Pencabutan Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal