Tinjau Lapas Langkat, Menkumham: Kalapas Karutan, Semua Dibuang karena Berbahaya

Erwin Syah Putra Nasution
Menkumham Yasonna Laoly saat meninjau Lapas Narkotika Kabupaten Langkat, Sumut, Sabtu (18/5/2019). (Foto: iNews/Erwin Syah Putra Nasution)

“Semua mereka ini dibuang, itu tidak bisa. Dari dulu kita katakan bersihkan-bersihkan, tetapi kalau mental pegawainya udah begitu, udah rusak. Dari dulu sudah keras, tetapi masih terjadi persoalan yang berulang. Makanya ini dibuat buat surat edaran, penguatan-penguatan dari Dirjen PAS,“ katanya.

Menkumham juga mengatakan, pihaknya akan secara bertahap memenuhi tuntutan para warga binaan di Lapas Narkoba tersebut. Diketahui, setelah kerusuhan tersebut, warga binaan menyampaikan 20 tuntutan kepada Kemenkumham.

“Tuntutan warga binaan, secara bertahap, koperasi, harga koperasi, air sudah, baru dua sumur bor, self service sudah, untuk mengetahui kapan dia bebas, dapat remisi. Kita sudah punya sistem remisi online, proses pengiriman elektronik dari UPT ke Jakarta harus betul-betul online, jangan lagi main antar-antar,” katanya.

Tak hanya itu, kasus pembakaran di Lapas Narkoba itu juga tetap akan diselidiki. Diketahui, ada sejumlah kendaraan yang dibakar dalam kerusuhan Kamis lalu, yakni 3 mobil dan 16 sepeda motor. Pelaku akan mendapatkan sanksi tegas.

“Nanti kita lihat siapa yang bakar, kita tenangkan dulu, penyelidikan. Pelaku tidak akan dikasih remisi. Kalau perbuatannya kriminal ke polisi urusannya,” kata Yasonna Laoly.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Motif Pria Lansia Nekat Bakar Toko Grosir Snack di Jombang, Sakit Hati Ditegur

57 tahun lalu

Terungkap Kasus Pembakaran Toko Grosir Snack di Jombang, Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ngeri! Preman di Medan Siram Bensin dan Ancam Bakar Warung gegara Tak Diberi Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal