Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumut ini berharap juga ada perhatian dari pemerintah provinsi dan pejabat berwenang.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahit menyatakan bahwa permasalahan ini muncul karena membengkaknya biaya kamar hotel. Dalam satu bulan, biaya yang dikeluarkan hampir mencapai Rp1 miliar.
“Dua minggu pertama di bulan April mencapai Rp400 juta dan dua minggu akhir April mencapai Rp530 juta,” katanya.
Namun jika masalah kapasitas satu kamar untuk dua orang, maka pihak dinas kesehatan masih bisa mempertimbangkan anggaran. Sedangkan masalah insentif para tim medis ini, akan dibayarkan dalam waktu dekat ini yakni di awal bulan Mei.
Akhirnya, antara dinas kesehatan Sumut dan tim medis rumah sakit mencapai kesepakatan. Satu kamar hotel akhirnya akan ditempati dua orang.