JAKARTA, iNews.id - Kematian Aldi Sahilatua Nababan, mahasiswa di Bali, meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Pemuda berusia 23 tahun yang ditemukan tidak bernyawa di kamar kosnya di Kabupaten Badung itu diduga kuat korban pembunuhan sadis.
Ibu korban tidak kuasa menahan pilu setelah melihat kondisi jenazah putranya yang mengenaskan. Alat kelamin pecah, sekujur tubuh lebam, mulut dan hidung juga berdarah. Selain itu, engsel siku tangan bergeser, sebagaimana disebutkan kakak kandung korban, Monalisa Nababan.
Dalam video yang dibagikan Monalisa di Instagram, sang ibu terlihat berteriak histeris di rumah sakit saat menunggu autopsi jenazah Aldi. Dia mempertanyakan kenapa putranya tewas dan alasan keluarga tidak bisa menyaksikan autopsi.
"Tuhanku na burju (yang baik), tolong kami Tuhan, kenapa tidak boleh menyaksikan anak kami? Ada apa ini sebenarnya? Kenapa tidak bisa? Kenapa tidak diperbolehkan ada saksi dari kami," teriak ibu Aldi meluapkan kesedihannya.
Aldi Sahilatua Nababan diketahui berasal dari Kota Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Dia tercatat sebagai mahasiswa di salah satu kampus internasional di Bali yang rencananya akan lulus Desember ini.