Suami Gangguan Jiwa, Istri di Batubara Banting Tulang Nafkahi Keluarga dengan 3 Anak

Fadli Pelka
Keluarga di Batubara yang berharap uluran tangan untuk meningkatkan perekonomian. (Foto: iNews/Fadli Pelka)

Namun itu pun hanya berlangsung selama empat bulan. Kakak iparnya Rustam (65) tiba-tiba diserang kelumpuhan. Bantuan yang selama ini diterima tidak diperoleh lagi karena abang iparnya sudah tak mampu bekerja.

Menghadapi situasi sulit, Atik banting setir mengambilalih tanggung jawab keluarga dengan menafkahi sekaligus membiayai pendidikan anak-anaknya.

Kendati di tengah keterbatasan dan kemampuan, Atik bekerja sebagai buruh cuci dan mengambil upahan mengupas kelapa di agen kelapa dengan penghasilan ,aksimal Rp20.000 per hari.

"Biasanya sewaktu ayah mereka masih bekerja kami tidaklah kekurangan seperti sekarang ini. Saya dan anak-anak sering dibantu abang ipar untuk biaya hidup dan sekolah," katanya.

Meski berat, mau tidak mau Atik harus melakukan pekerjaan kasar agar anak-anaknya dapat makan dan sekolah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Istri Menolak Diajak Pulang, Suami di Kuningan Tega Bacok Mertua

7 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Etomidate di Batubara, 4 Tersangka Ditangkap

15 hari lalu

Diduga Cekcok dengan Istri, Pria di Batubara Tewas usai Bakar Rumah

17 hari lalu

KDRT Maut di Simalungun, Suami Aniaya Istri hingga Tewas di Rumah Kontrakan

19 hari lalu

Istri di Banyumas Jadi Tersangka Pembunuhan Suami, Diduga demi Menikah dengan Pria Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal