Rapi Pinarki mengatakan, korban diduga kuat dibunuh. Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, termasuk luka lebam di bagian leher. “Ya, untuk sementara kami menduga mayat siswi SMP ini korban pembunuhan karena ada tanda-tanda kekerasan,” katanya.
Namun, polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan melakukan pendalaman. Polisi saat ini sedang memeriksa sejumlah saksi, terutama keluarga korban untuk mengetahui kronologi kejadian dan pelaku.
“Kami saat ini memeriksa beberapa saksi dari pihak keluarga seperti ayah dan ibu korban, orang-orang dekat korban. Sampai saat ini kami belum menetapkan tersangka,” kata Rapi Pinarki.
Untuk mengungkap dan mengetahui pasti penyebab kematiannya, jasad korban diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim dokter. Sementara keluarga korban berharap pelaku pembunuhan korban segera ditangkap.