Singgah di Tanah Karo, Alam Dititipi Aspirasi Warga untuk Ganjar-Mahfud

iNews
Singgah di Tanah Karo, Alam Dititipi Aspirasi Warga untuk Ganjar-Mahfud (Foto: Istimewa)

KARO, iNews.id - Putra tunggal Ganjar Pranowo dan Siti Atiqoh, Muhammad Zinedine Alam Ganjar tiba di Desa Wisata Dokan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (25/1/2023). Alam datang mengenakan pakaian hitam disambut oleh tarian khas Karo.

Alam tampak dikalungi kain khas Tanah Karo berwarna merah. Dia kemudian diajak ke salah satu rumah adat bernama 'Rumah Adat Karo Rumah Sendi'. Di sana Alam banyak mendapatkan cerita dan informasi menarik seputar Tanah Karo.

"Banyak cerita menarik yang didapatkan dan kesempatan luar biasa buat menyaksikan kesenian tarian Karo, saya udah lama enggak liat ini di kota karena sudah jarang masyarakat yang mengedepankan identitas budaya tradisional,"  ucap Alam.

Dia pun tertarik dengan cerita di mana satu rumah adat di Desa Wisata Dokan dibangun untuk delapan keluarga dan menerapkan konsep pemerintah kecil yang mengatur konflik manajemen rumah tersebut. Meski ada banyak keluarga di dalamnya, persoalan yang ada di bisa terorganisir dengan baik.

"Saya diceritakan bagaimana Rumah Dokan itu dibangun konsep dan filosofinya seperti apa. Menariknya, rumah adat ini disusun untuk delapan keluarga yang di dalamnya ada pemerintahan kecilnya, tradisi ini dipertahankan hingga saat ini," ucap Alam.

Selain itu, Alam juga mendengarkan sejumlah aspirasi langsung dari warga setempat yang memiliki keinginan besar untuk melanjutkan jenjang pendidikan hingga sarjana. Untuk itu, menurut Alam, program Ganjar-Mahfud satu keluarga satu sarjana dirasa tepat untuk warga Karo.

"Anak-anak di sini memiliki keinginan untuk meningkatkan derajat hidupnya sehingga mereka punya keinginan keras untuk mengejar cita-cita salah satunya dengan menjadi sarjana," Alam.

Selanjutnya, Alam pun menjelaskan bagaimana digitalisasi bisa jadi pemantik agar mereka bisa mempertahankan kultur yang ada.

"Tentu ini jadi modal awal bagaimana teman-teman bisa berkembang dan bisa memperkenalkan budayanya lebih luas lagi agar bisa terjaga dengan baik dan terarsip secara digital," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Buru Pemilik Ladang Ganja di Perbukitan Tanah Karo

57 tahun lalu

Nyoblos Bareng Orang Tua, Alam Ganjar Yakin Sang Ayah Menang

57 tahun lalu

Cerita Ganjar usai Pencoblosan: Saya Lihat Ada Rambut Putih, Saya Coblos

57 tahun lalu

Heboh Momen Atikoh Nyanyi Nemen Bareng Alam Ganjar dan NDX AKA di Hajatan Rakyat Solo

57 tahun lalu

Ganjar-Mahfud Bakal Gelar Hajatan Rakyat Solo hingga Kirab Warisan Budaya Akhiri Kampanye Akbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal