“Saya juga berharap dapat memberikan pendidikan politik yang bersih kepada masyarakat, khususnya di lingkungan gereja,” kata mantan pengurus Permata GBKP Klasis Lubukpakam itu.
Selama ini, laki-laki berusia 38 tahun itu juga kerap menyuarakan Kampanye Tak Harus Mahal. Melalui kampanye itu, dia menyampaikan pesan bahwa seluruh lapisan masyarakat berhak menjadi wakil rakyat tanpa harus memandang status sosial.
Sementara Pendeta Agustinus Purba mendukung langkah Boy selaku satu-satunya jemaat GBKP di pencalegan Dapil 1 Sumut. Dia berharap Boy menjadi inspirasi bagi masyarakat khususnya kaum muda, untuk berpolitik yang bersih tanpa perlu mengobral janji.
Pendeta Agustinus menegaskan, GBKP secara institusi tidak dapat berpolitik praktis. Namun, dia mendoakan yang terbaik bagi seluruh jemaat yang ikut berpastisipasi dalam pesta demokrasi 17 April mendatang.
“Saya mendoakan yang terbaik buat jemaat yang menjadi caleg di Pemily Lesgilatif dan menyatakan dukungan bagi jemaat GBKP yang aktif di gereja,” ungkapnya.