Selesaikan Konflik Antarnelayan di Batubara, Bupati Bentuk Satgas

Stepanus Purba
Ilustrasi nelayan tradisional. (Foto: iNews).

BATUBARA, iNews.id - Konflik antarnelayan di perairan laut Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) masih kerap terjadi akhir-akhir ini. Masalah ini berawal karena perbedaan alat tangkap yang mereka pakai, yakni dengan metode tradisional dan menggunakan pukat harimau.

Bupati Batubara, Zahir mengatakan, sudah membentukan satuan tugas (satgas) penertiban alat tangkap nelayan. Mereka pun sudah menggelar rapat koordinasi di kantor Bupati pada Rabu (23/1/2019) kemarin.

"Ini untuk mengatasi konflik antarnelayan yang kadang berujung anarkis," kata Zahir di kantornya kawasan Pemerintah Kabupaten Batubaru, Sumut, Kamis (24/1/2019).

Satgas ini, kata dia, akan menertibkan dan menangani alat tangkap nelayan yang memang tak sesuai aturan perundang-undangan. Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi konflik di antara mereka ke depannya.

Zahir juga mengatakan di dalam satuan tugas ini, Pemkab Batubara juga dibantu oleh petugas dari Kejaksaan, Kepolisian, TNI, serta Dinas Kelautan Provinsi Sumatera Utara.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

57 tahun lalu

Viral Hiu Tutul Raksasa 15 Meter di Pantai Paciran Lamongan, Dievakuasi ke Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal