Selain itu, kata Aswan, keberadaan Kiai Maruf Amin sebagai cawapres Jokowi membuat total 15 persen warga Nahdliyin Sumut yang sebelumnya memenangkan Eramas di Pilgubsu 2018 akan ikut memenangkan Jokowi-Kiai Maruf pada Pilpres 2019.
Menurut Aswan, selain faktor tersebut yang menjadi kunci kemenangan Jokowi-Kiai Ma’ruf, adanya beberapa tokoh sentral Nahdlatul Ulama (NU) di Sumut yang sebelumnya menjadi tim inti pemenangan Eramas kini turut menjadi tim pemenangan Jokowi-Kiai Maruf Amin.
“Dukungan tokoh sentral Nahdliyin ini menjadi kekuatan untuk memenangkan pasangan Jokowi-Kiai Maruf Amin di Sumut pada Pilpres yang digelar tanggal 17 April 2019 nanti,” tandasnya.