MEDAN, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mempersiapkan refocusing anggaran tahap II sebesar Rp500 miliar yang fokus ke aspek sosial dan ekonomi. Sebab, pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tapi juga aspek sosial dan ekonomi yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut Whiko Irwan mengatakan, di tahap awal, Pemprov Sumut telah menerapkan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan kapasitas pelayanan kesehatan. Kemudian, menahan penurunan daya beli masyarakat melalui program jaring pengaman sosial.
“Pada tahapan berikutnya, kebijakan Pemprov Sumut akan berfokus pada upaya penanganan dampak ekonomi atau lebih dikenal dengan program stimulus ekonomi,” kata Whiko dalam keterangan pers secara live streaming, di Media Center Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (3/7/2020).
Berdasarkan berbagai analisis dan kajian yang telah dilakukan, katanya, strategi perbaikan ekonomi di Sumut berfokus pada tiga akselerasi ekonomi. Selain alokasi anggaran untuk usaha dan industri padat karya, penguatan sektor riil dan UMKM, juga penguatan ketahanan pangan.
“Tujuannya untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan menekan angka inflasi,” katanya.