Ketua PWI Sumut mengatakan, sejak dibuka pendaftaran pada 3 Oktober 2020 hingga 11 Oktober 2020 melalui registrasi online, tercatat 151 anggota direkomendasikan PWI Sumut ke PWI Pusat. Setelah pendaftaran online ditutup, Minggu (11/10/2020) dan dibuka kembali Senin (12/10/2020) dan ditutup Selasa (13/10-2020), tercatat 36 tambahan peserta teregistrasi online yang selanjutnya direkomendasikan PWI Sumut ke PWI Pusat.
Meski ketentuan kuota tambahan belum mendapat persetujuan Dewan Pers sebagaimana disebutkan Ketua PWI Peduli M Nasir, hingga batas akhir penutupan tercatat 4.900 peserta teregistrasi online.
“Masih ada sisa 1200 peserta lagi sebagaimana quota ditetapkan Satgas Penangan Covid 19 pusat bekerjasama dengan Dewan Pers. Ketua PWI Peduli M Nasir masih menunggu kebijakan soal tambahan kuota itu,” kata Herman.
Menurut informasi yang diperoleh Hermansjah dari Ketua PWI Peduli, M Nasir, peserta yang sudah diseleksi dalam program FJPP Dewan Pers dan Satgas Penanganan Covid-19 pusat, akan dilibatkan dalam bidang komunikasi publik. Selanjutnya Kawan- kawan yang sudah diseleksi akan diberi kabar lewat email, siapa nanti yang ikut serta program FJPP.
“Sehubungan masih banyaknya peminat, PWI Sumut kembali membuka pendaftaran tahap II untuk pemberian rekomendasi bagi anggota. Tentu dengan catatan, bila usulan PWI Pusat diakomodir Dewan Pers dan BNPB Pusat untuk memenuhi target 1.200 lagi sesuai target, melalui (registrasi online) pendaftar baru,” kata Herman.
Ketua PWI Sumut Hermansjah berharap seluruh peserta 186 yang direkomendasikan dapat diterima. Sehingga selain menjadi relawan mensosialisasikan perubahan hidup baru, wartawan terlibat akan mendapat penghasilan tambahan Rp100 ribu berupa honor dan Rp45 ribu uang makan. Seluruhnya Rp145.000.- per hari dari FJPP.