Eldin lahir 4 Juli 1960 lalu dan menempuh pendidikan S1 dari STIA Lembaga Admnistrasi Negara, Bandung, Jawa Barat. Dia lalu melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Satya Gama, Jakarta pada 2003.
Eldin mengawali kariernya sebagai birokrat mulai dari menjabat Kepala Seksi Dinas Pendapatan Pemkab Deliserdang pada 1992. Dia lalu menjabat Camat Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang pada 1993 dan menjadi Camat Lubuk Pakam pada 1997.
Selain itu, Eldin pernah menjabat Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Kepala Dinas Pendapatan Pemkot Medan, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Medan (2007), dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, hingga akhirnya menjabat Wakil Wali Kota Medan untuk periode 2010-2013 dan menjadi Wali Kota Medan sejak 2014 hingga sekarang.
Saat ini, Eldin sudah dibawa penyidik KPK ke Gedung KPK di Kuningan, Jakarta untuk proses penyidikan. Sementara enam orang lainnya yang terjaring OTT bersama Eldin masih diperiksa di Mapolrestabes Medan.
OTT ini menambah dafta panjang kepala daerah di Provinsi Sumut yang tersangkut kasus korupsi, terutama di Kota Medan. Sebelum Eldin, dua wali kota Medan juga dicopot dari jabatannya karena tersangkut kasus korupsi, yakni Rahudman Harahap dan Abdillah. Abdillah menjabat selama dua periode, yakni periode 2000-2005 dan 2005-2008.