Saat keduanya saling berhadapan, pedagang ini melepaskan tebasannya ke arah korban berkali-kali. Bacokan tersebut mengenai bagian tangan, kepala, leher dan kakinya. Luka parah terdapat di bagian tangan kiri korban.
"Ada sekitar enam kali dibacok," kata saksi mata, Yoel Manalu.
Menurut dia, pertikaian ini berawal ketika pemuda operator warnet ini memecahkan kaca gerobak dagangan milik pelaku. Entah apa motifnya belum diketahui secara pasti, dan tiba-tiba keributan pecah ketika pelaku membawa parang ke dalam warnet.
Yoel mengatakan, letak gerobak gorengan ini berada di depan teras warnet. Entah apa yang menjadi penyebabnya, namun dia melihat korban saat itu sedang emosi ketika memecahkan kaca gerobak pelaku.
"Memang ini penjaga warnet pecahkan dulu, karena emosi kelihatannya," ujar dia.