"Mobil memang saya tidak parkir di garasi depan rumah. Karena ada anak buah saya di dalam," ujar dia.
Saripuddin tak menyangka ada aksi teror terhadap dirinya. Dia berencana melaporkan aksi ini ke polisi pada Sabtu siang nanti. Sebab selama ini dia merasa tak punya masalah dengan siapa pun.
"Tapi memang saya bekerja sebagai wartawan. Ini membuat saya khawatir," ujarnya.