"Kami juga meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Medan segera melakukan perbaikan drainase dan penyediaan tempat sampah sementara (TPS) untuk masyarakat. Ketiadaan TPS ini membuat sampah menumpuk,” katanya.
Budi mengajak agar warga jangan malas dan harus rutin menguras bak mandi serta tempat penampungan air lainnya. “Kami harus berjuang bersama untuk mengantisipasi DBD ini," ucapnya.
Selain fogging, kegiatan bakti sosial kesehatan masyarakat juga diisi dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para lansia dan warga kurang mampu di kawasan tersebut. Kegiatan ini terdiri atas pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kolesterol dan kadar gula darah.
Kegiatan ini disambut antusias karena selama ini belum ada program serupa seperti ini digelar di tempat mereka. Padahal sebagai warga kurang mampu, mereka sangat membutuhkan bantuan untuk program kesehatan dan kesejahteraan.
"Kegiatan ini memang sengaja kami pilih untuk membantu menyelesaikan keresahan masyarakat. Kami harap dengan pemeriksaan kesehatan, masyarakat dapat lebih mudah mengontrol kondisi kebugaran dan fisiknya," tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPW Perindo Sumut sekaligus caleg DPR RI Rudi Zulham Hasibuan mengungkapkan, kegiatan baksi sosial kesehatan masyarakat serupa sudah puluhan kali mereka lakukan di Medan. Kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan karena Perindo yakin, kesehatan merupakan salah satu awal mencapai kesejahteraan.
"Dengan kesehatan yang terjaga, maka keluarga akan semakin produktif untuk mencapai kesejahteraan. Ini sesuai dengan visi misi Perindo untuk mewujudkan Indonesia Sejahtera, Sumatera Utara sejahtera dan Kota Medan sejahtera," ujarnya.