Pedagang Pasar Melati Meninggal akibat Covid-19, Ini Imbauan Pemko Medan

Ahmad Ridwan Nasution
Suasana di Pasar Melati, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (22/9/2020). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengimbau para pedagang di Pasar Melati untuk berhenti berjualan sementara waktu. Imbauan ini disampaikan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan, Senin (21/9/2020).

Camat Medan Tuntungan, Topan Ginting mengatakan imbauan agar para pedagang menghentikan sementara waktu aktivitas di Pasar Melati dilakukan setelah seorang pedagang meninggal dunia akibat Covid-19.

"Jadi bukan penutupan, tapi imbauan agar para pedagang menghentikan sementara aktivitasnya karena ada salah seorang pedagang yang meninggal akibat Corona," kata Topan, Selasa (22/2020).

Menurut Topan, berdasarkan tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan, kontak erat pedagang tersebut yang sudah diketahui enam orang. Namun pemerintah tetap akan melakukan tracing massal kembali di pasar tersebut untuk mencari kontak erat pedagang tersebut.

"Gunanya untuk menghindari penyebaran terhadap orang lain," ucapnya.

Aktivitas di Pasar Melati hari ini, terpantau dalam kondisi lengang. Hanya ada sejumlah pedagang dan pembeli yang beraktivitas di pasar itu pagi tadi.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggerebekan Lapak Sabu di Medan Mencekam, Polisi Dilempari Batu

57 tahun lalu

Penggerebekan Tempat Hiburan Malam di Medan, Ekstasi dan Miras Palsu Disita Polisi

57 tahun lalu

Kurir Ekspedisi di Medan Lawan 3 Begal, 1 Pelaku Tewas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas dan Peran 4 Tersangka Narkoba di New Zone Medan

57 tahun lalu

Terekam CCTV! Pria Pakai Helm Curi Emas Senilai Rp400 Juta dalam Toko di Medan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal