Hal sama terjadi pada pasien 36, perempuan 37 tahun. Dia masuk RS dengan menggunakan ventilator dan mengalami perburukan cepat kemudian meninggal dunia.
Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata positif. Dinas kesehatan daerah sudah diberitahu hasilnya dan melakukan tracing.
”Dua-duanya di RSPI Sulianti Saroso. Kami menunggu hasil tracking 35 dan 36,” ucapnya.
Dari penelusuran ini terdapat tiga orang meninggal dunia. Dengan demikian, total jumlah pasien meninggal sejak hari pertama dinyatakan ada pasien positif menjadi 4 orang.
Sebelumnya, pasien nomor 50, laki-laki berusia 59 tahun juga mengalami perburukan cepat dan meninggal karena positif korona. Kontak tracking telah dilakukan dinas kesehatan setempat.