Pascaerupsi Besar Sinabung, Petani 3 Kecamatan di Karo Terancam Gagal Panen

Stepanus Purba
Lahan salak milik Iswanto Ginting yang terpapar abu vulkanis di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket. (Foto: istimewa)

Hal senada juga disampaikan oleh petani jagung di Kecamatan Kutabuluh, Junita Sembiring. Jagungnya yang baru ditanam sebulan lalu terancam tidak tumbuh karena terpapar abu vulkanis. 

"Kemungkinan besar pasti mati. Apalagi semalam abunya cukup tebal," ujar Junita.

Junita mengaku terpaksa membeli bibit baru untuk tanaman jagung miliknya. Dia kini berharap bantuan dari pemerintah khususnya untuk pengadaan bibit. 

"Mudahan-mudahan ada perhatian pemerintah khususnya untuk bantuan bibit," katanya. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

57 tahun lalu

Simak! Penyebab Sejumlah Bahan Pangan di Bangka Barat Naik

57 tahun lalu

Gandeng Gereja, Mensos Risma Salurkan Bantuan untuk Warga Yahukimo

57 tahun lalu

Harga Cabai Tembus Rp100.000 per Kg, Omzet Pedagang Turun hingga 60 Persen

57 tahun lalu

Harga Cabai di Palangka Raya Naik Fantastis, Rp150.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal