MUI Serukan Salat Gaib Korban Banjir: 174 Meninggal, 79 Hilang di Aceh–Sumut–Sumbar

Tim iNews
Personel Brimob dan Dit Samapta Polda Sumut saat mengevakuasi warga ke lokasi aman dari bencana banjir bandang dan longsor. (Foto: Polda Sumut)

Menurut Kiai Mabroer, tragedi ini perlu disikapi dengan empati dan semangat kebersamaan. Ia meminta masyarakat tidak hanya berdoa, tetapi juga ikut memperkuat proses pemulihan.

BNPB mencatat Sumut sebagai wilayah dengan korban terbanyak dalam rangkaian bencana tersebut. Tercatat 116 orang meninggal dan 42 masih hilang, dengan mayoritas korban berasal dari Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Sibolga.

Di Aceh, jumlah korban meninggal mencapai 35 orang dan 25 masih hilang. Hampir 5.000 KK harus mengungsi dari rumah mereka akibat banjir bandang dan kerusakan akses jalan.

Sementara Sumbar melaporkan 23 korban meninggal, 12 hilang, serta sekitar 3.900 KK yang terpaksa mengungsi. Total kumulatif korban memperlihatkan skala bencana yang luar biasa besar.

Kiai Mabroer menjelaskan salat ghaib korban banjir merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian sosial. Menurutnya, doa bersama dapat memperkuat mental para penyintas yang kini bertahan di lokasi-lokasi pengungsian.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Aceh dan Sumut Lumpuhkan Akses Darat, Ini Daftar Jalan dan Jembatan Putus

57 tahun lalu

Jaringan Lumpuh, Prabowo Kirim 17 Starlink ke Sumut untuk Pulihkan Komunikasi

57 tahun lalu

Detik-detik Banjir Bandang dan Longsor Terjang Sumut 17 Orang Tewas Puluhan Luka-luka

57 tahun lalu

Update Korban Bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut: 174 Orang Tewas, 79 Hilang

57 tahun lalu

Update Bencana di Sumut, Korban Tewas Bertambah jadi 116 Orang 42 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal