“Saya mengambil HP korban dan menyerahkannya ke kakak-kakak di sana. Setelah itu saya dirikan motor korban. Saya juga tidak tahu kenapa ditangkap warga,” kata pelaku berkilah.
Massa yang emosi pun coba menganiayanya. Namun lorban yang merasa kasihan mendengar cerita jika pelaku sudah tak memiliki orangtua pun menjadi iba. Dia memaafkan pelaku dan tak memproses kejadian tersebut ke ranah hukum.
Korban bahkan membuat sekaligus menandatangani surat pernyataan tidak akan melapor yang dilengkapi materai Rp6000. Kemudian warga mengambil foto korban dan pelaku sembari memegang surat pernyataan tersebut.