Warga yang tinggal di lokasi tersebut mengaku ketakutan dan sulit beraktivitas. Sebab tawuran antarkelompok pemuda ini terjadi hampir setiap hari.
"Macam manalah, udah jantungan aku. Untung tadi apinya tak sampai memakakar. Harapan saya siapa pun yang terlibat diamankanlah, tindak tegas," ujar Asma Hairani, warga setempat, Jumat (27/1/2023).
Dia mengaku rumahnya jadi sasaran tembakan pistol suar tersebut. Hal ini juga merugikannya, sebab dia bekerja sebagao pedagang.
"Tak bisalah aku berdagang kalau ada tawuran seperti ini," katanya.
Aksi tawuran berakhir menjelang waktu magrib saat petugas dari Polsek Medan Belawan dan Polres Pelabuhan Belawan tiba di lokasi. Polisi langsung membubarkan kedua kubu yang terlibat tawuran tersebut.