“Orangnya baik dan ramah pada tetangga-tetangga di sini,” ujar Ita, Sabtu (27/4/2019).
Menurut Ita, korban yang merupakan mahasiswa semester IV di UMN ini juga bekerja sebagai pengemudi ojek online. Dia bekerja agar bisa membiayai uang kuliahnya.
Ita juga mengatakan, sebelum korban melakukan aksi nekat, dia sempat menghubungi pacarnya lewat video call. “Sempat video call-an dia sama ceweknya, namanya si Irma. Pas video call itulah dia gantung diri, terus tiba-tiba hp-nya jatuh ke lantai,” ujarnya.
Sementara Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani mengatakan, pihaknya masih terus mendalami sembari mencari keterangan dari para saksi terkait motif yang membuat Apriyanto nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Polisi juga tengah mencari pacar korban yang diduga mengetahui penyebab korban nekat bunuh diri.
“Saat ini kami masih mendalami kasus ini. Untuk mencari tahu penyebab korban nekat gantung diri. Termasuk mencari siapa pacar korban,” kata Revi Nurvelani.