Korban Banjir Bandang di Tapanuli Utara, Bayi 6 Bulan Ditemukan Tewas

iNews
Petugas mengevakuasi bayi enam bulan tewas korban banjir bandang di Tapanuli Utara. (Foto: Istimewa).

Kondisi ini menutup akses jalan dari Tarutung menuju Kota Sibolga serta jalur Tarutung ke Kabupaten Tapanuli Selatan, membuat aktivitas warga lumpuh total.

Selain korban jiwa, bencana ini juga merusak puluhan rumah. Di Desa Parbubu Dolok, Kecamatan Tarutung, tercatat 13 rumah tertimpa longsor, delapan di antaranya rusak ringan, sementara lima rumah rusak parah.

Sejumlah warga juga harus menyelamatkan diri dari ancaman banjir bandang. Binur Sianturi, warga Desa Suka Maju Kecamatan Pahae Jae, menceritakan bagaimana dia bergegas menyelamatkan barang berharga setelah mendapat kabar rumahnya terendam banjir.

Dia bahkan menyaksikan longsor dari pohon besar yang menimpa jembatan Aek Puli. "Tiba-tiba longsor di sudut pohon sana, lalu saya pulang ke rumah mengambil barang-barang berharga," kata Binur Sianturi, Jumat (28/11/2025).

Hingga kini, tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian dan evakuasi di tengah cuaca yang masih tidak menentu. Warga berharap akses jalan segera dibuka agar bantuan dapat lebih cepat menjangkau lokasi terdampak.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Jembatan Rusak akibat Banjir Bandang dan Longsor di Aceh

57 tahun lalu

Puluhan Orang Hilang Diterjang Banjir-Longsor Lembah Anai, Dandim Tanah Datar: 20-40 Korban

57 tahun lalu

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar, 1 Orang Tewas 2 Anak Luka-Luka

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal