Dia menuturkan, setelah ayahnya ditetapkan jadi cawapres untuk mendampingi Jokowi, keluarga terus diterpa informasi hoaks. Salah satunya beredarnya video ucapan Natal yang menggunakan topi sinterklas. “Video itu tersebar luas di media sosial,” ucapnya.
Inisiator Koalisi Muda Anti-Hoax Sumut, Aswan Jaya mengatakan, anak-anak muda ini nantinya menjadi pelopor di tengah masyarakat Sumut untuk memerangi hoaks dan mengklarifikasi kebenaran berita beredar.
“Hoaks ini merupakan racun di tengah masyarakat yang bisa mengubah pola pikir kebohongan menjadi sebuah kebenaran dan kebenaran menjadi sebuah kebohongan,” kata Koordinator Relawan Rumah Kiai Ma’ruf Amin (KMA) wilayah Sumut itu.