Kisah Tjong A Fie si Taipan Dermawan, Sumbangkan Kekayaan untuk Bangun Masjid Raya Medan

Maria Christina Malau
Tjong A Fie, taipan dermawan yang sumbangkan kekayaan untuk bangun Masjid Raya Medan. (Foto studio Tjong A Fie koleksi Tropenmuseum)

Tjong A Fie lalu menikah dengan Nona Chew dari Penang di Labuhan Deli dan mempunyai tiga anak. Setelah istri keduanya meninggal, dia menikah dengan Lim Kui Yap yang lahir pada tahun 1880 di Binjai. Mertuanya kepala mandor perkebunan tembakau di Sungai Mencirim yang mengepalai ratusan kuli kontrak. Dari istri ketiganya, dia memperoleh tujuh anak. Anak pertamanya Tjong Foek Yin atau Queeny Chang, kelak menulis autobiografi berjudul Memories of a Nonya. 

Tjong A Fie meninggal pada 8 Februari 1921 karena pendarahan otak. Seluruh Kota Medan pun gempar dan berkabung. Ribuan pelayat datang dari berbagai daerah di Sumatera Timur, Aceh, Padang, Jawa, Penang, dan Singapura. Hal yang sama juga terlihat saat kakaknya Tjong Yong Hian meninggal. Kedermawanan mereka tanpa membeda-bedakan bangsa, ras, agama, dan asal-usul, membuat Tjong bersaudara menjadi legenda, terutama bagi penduduk Kota Medan dan sekitarnya. 

Empat bulan sebelum meninggal, Tjong A Fie sudah membuat surat wasiat. Isinya mewariskan seluruh kekayaannya kepada Yayasan Toen Moek Tong yang harus didirikan di Medan dan Sungkow, kampung halamannya, saat ia meninggal dunia. Yayasan di Medan diminta melakukan lima hal.

Tiga hal di antaranya, memberikan bantuan keuangan pada kaum muda berbakat dan berkelakuan baik serta ingin menyelesaikan pendidikannya, tanpa membedakan ras, keturunan dan kebangsaannya. Kemudian, membantu yang tidak mampu bekerja dengan baik karena cacat tubuh, buta, atau menderita penyakit berat. Dia juga berpesan kepada yayasan membantu korban bencana alam tanpa membedakan kebangsaan atau etnisnya. 

Sayangnya setelah Tjong A Fie meninggal, seiring berjalannya waktu, semua harta peninggalan baik perkebunan, bank, pertambangan, dan rumah, habis. Kini, salah satu jejak kekayaan Tjong A Fie bisa dilihat di Jalan Ahmad Yani atau Jalan Kesawan, Medan. Kediamannya yang didirikan pada tahun 1895 itu dikenal sebagai Tjong A Fie Mansion. Rumah ini dibuka untuk umum pada 18 Juni 2009, memperingati ulang tahun Tjong A Fie ke-150. Bangunan berarsitektur China, Melayu dan Art Deco ini menjadi salah satu objek wisata bersejarah di Medan. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai

57 tahun lalu

Tak Ada Jembatan, Siswa SMP di Medan Seberangi Sungai Deli Lewat Pipa Air ke Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal