MEDAN, iNews.id - Kisah menyayat hati warga terdampak virus corona datang dari sebuah keluarga yang tinggal di Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara. Sepasang suami istri bersama lima anak hidup luntang lantung setelah diusir dari kontrakan karena belum membayar sewa. Bahkan mereka kerap harus menahan lapar dan makan sehari sekali lantaran tidak memiliki uang untuk membeli beras.
Kisah pilu ini dialami pasangan suami istri Junaidi Rahman-Evariani Ritonga bersama kelima anaknya yang masih kecil-kecil. Cerita mereka membuat heboh dunia maya. Saat ini sekeluarga tersebut menumpang sementara di salah satu rumah warga di Jalan Tuba, Gang Masjid, Kelurahan Tegal Sari Mandala Tiga, Kecamatan Medan Denai.
Eva mengakui soal kesulitan ekonomi yang sedang melanda keluarga mereka. Mereka terpaksa menumpang lantaran diusir dari rumah kontrakan lantaran belum membayar uang sewa.
"Untuk makan bisa cuma sehari sekali. Kami tetap usahakan untuk anak-anak. Kami gadai HP, jual barang yang ada. Kami juga terus cari pinjaman uang untuk kontrakan karena kondisi kami diusir belum bayar sewa," ujar Eva, Minggu (26/4/2020).
Tergerak dengan kisah pilu tersebut, Persatuan Pewarta Polrestabes Medan pun datang mengunjungi dan menyalurkan bantuan semabko berupa beras, minyak goreng, mi instan, telur serta uang tunai.