"Dia tidak cerita, tapi air matanya menetes. Setelah saya bujuk, baru lah dia mau cerita," katanya.
Ibu korban menyebut anaknya kini mengalami trauma berat. Sejak kejadian itu, dia tak berani keluar rumah dan selalu ketakutan saat melihat mobil pikap.
"Padahal sebelumnya dia selalu ke masjid untuk sholat. Tapi setelah kejadian itu dia tak berani keluar rumah sendiri," ucapnya.
Diketahui, korban diculik dan dicabuli 10 pria bertopeng di atas pikap di kawasan Medan Amplas, Kota Medan pada Senin (23/8/2021).
Saat itu korban sedang dalam perjalanan ke warung untuk membeli sesuatu. Namun dia diculik dan dinaikkan ke atas mobil pikap yang bagian belakangnya ditutupi terpal.