Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, motor yang dikendarai Aditya Pasya melaju dengan kecepatan tinggi. Saat memasuki tikungan Nagori Sahkuda Bayu, korban diduga kehilangan kendali hingga melebar ke jalur kanan, menyeberang ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Ahmad Syahridho datang dari arah Pematangsiantar. Jarak terlalu dekat ditambah kecepatan yang tinggi membuat kedua motor menghantam satu sama lain secara frontal.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan keluar rumah. Mereka menemukan kedua remaja itu tergeletak tak bergerak di badan jalan, sementara kondisi dua motor ringsek parah.
Tak lama kemudian, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit terdekat. Polisi juga mengamankan dua kendaraan yang terlibat serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Iptu Devi menjelaskan, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Faktor kecepatan tinggi, kelalaian saat menikung, hingga kondisi jalan yang lengang pada dini hari menjadi bagian dari analisis awal kepolisian.
“Kami sedang mendalami penyebab pasti kecelakaan. Kedua sepeda motor sudah diamankan untuk proses penyidikan,” katanya.