"Kami sudah lakukan olah tempat kejadian perkara dan juga meminta keterangan saksi-saksi. Namun penyelidikan kami hentikan karena keluarga korban menolak autopsi dan sudah membuat pernyataan menerima kematian korban," ucapnya.
Menyikapi tragedi yang memilukan ini, Kapolres Simalungun, AKBP Choky Sentosa S Meliala menekankan kepada seluruh masyarakat akan pentingnya kesadaran bahaya kebakaran. Masyarakat juga diimbau untuk mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari tragedi serupa di masa depan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Simalungun untuk selalu memeriksa dan memastikan keamanan rumah sebelum meninggalkannya, terutama jika di dalam rumah terdapat anak-anak atau orang yang tidak mampu menyelamatkan diri sendiri apabila terjadi keadaan darurat,” ujar AKBP Choky.
Kapolres menjelaskan beberapa poin penting yang harus diperhatikan masyarakat seperti mengawasi anak-anak. Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan yang memadai dan diberikan pemahaman tentang risiko dan cara-cara menghindari kebakaran.