Sementara penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Namun, menurut keterangan sejumlah warga, mereka mendengar suara ledakan kompor gas dari dapur rumah warga bernama Jamidin. Setelah itu, api langsung membesar dan dengan cepat merambat ke rumah tetangga sebelah.
“Kakek korban masih syok dan sulit untuk berkomunikasi, belum bisa ditanyai mengenai kronologi kebakaran,” kata Sekretaris Manager Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkot Medan, M Yunus.
M Yunus mengatakan, saat ini petugas masih fokus melakukan pendinginan di lokasi. Pascakebakaran itu, dia menegaskan, pihak kecamatan siap membantu korban kebakaran yang diperkirakan mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.