Kasus 4 Jari Pedagang Putus usai Dibegal Ternyata Rekayasa Korban, Berikut Motifnya

Stepanus Purba
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin saat memberikan keterangan terkait dengan rekayasa begal sadis, Jumat (15/5/2020). (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id- Kasus begal sadis terhadap pedagang perempuan yang menghebohkan warga Kota Medan ternyata rekayasa korban. Hal ini diungkap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin saat menggelar konferensi pers atas kasus begal yang terjadi, Jumat (1/5/2020) silam.

Kapolda membeberkan, korban yakni Erlina boru Sihombing secara sengaja merekayasa kasus kejahatan tersebut.

"Korban memotong jari tangannya sendiri dengan menggunakan pisau daging. Usai memotong jarinya, dia kemudian memasukkan ke dalam plastik dan membuangnya ke selokan," ujarnya, Jumat (15/5/2020).

Dia mengungkapkan, alasan kenekatan korban hingga memotong jari dan mengarang cerita jadi korban kejahatan lantaran dia terlilit utang dan tak mampu membayar.

"Jadi tersangka ini terlilit hutang. Dia menebas jarinya agar mendapat asuransi dan para pemberi utang merasa iba," katanya

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Begal Sadis Tewaskan Penjaga Kebun Sawit di Pelalawan Diburu Polisi

57 tahun lalu

Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang

57 tahun lalu

Kurir Ekspedisi di Medan Lawan 3 Begal, 1 Pelaku Tewas

57 tahun lalu

Viral Pemuda Tewas Dikira Dibegal di Pantura Cirebon, Ternyata Korban Kecelakaan

57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal