Kantor PLN Sumut Diteror Benda Mencurigakan

Wahyudi Aulia Siregar
Gegana Polda Sumut saat mengecek benda mencurigakan di Kantor PLN Sumut saat simulasi. (Foto: Istimewa)

Selama proses evakuasi, masyarakat yang awalnya berunjuk rasa di depan pintu gerbang masuk areal kantor diminta mundur untuk menghindari potensi terkena ledakan. Gegana juga mengamankan perimeter di sekitar lokasi bungkusan itu untuk meminimalisasi korban. 

Namun semua itu bukan kejadian sebenarnya. Melainkan simulasi tanggap darurat yang sengaja dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan personel menanggapi situasi darurat.

GM PLN UIW Sumut Pandapotan Manurung menuturkan, simulasi ini merupakan upaya PLN sebagai pengelola aset negara agar lebih sigap dalam menghadapi berbagai ancaman dan teror. 

"Dengan ini karyawan dan mitra kerja memiliki bekal dan pengetahuan untuk mengatasinya," ujarnya, Kamis (27/5/2021).

Sebelum simulasi teknis, setiap anggota yang terlibat menjalani pemaparan teori tentang penanganan keadaan darurat, terorisme dan huru hara.

"Kemudian dilanjutkan dengan praktik di lapangan ketika terjadi kericuhan dan ancaman bom, lalu ditindak lanjuti tim tanggap darurat PLN bersama Gegana Brimob Polda Sumut," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, 2 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

Kronologi Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak Papua Tewaskan 5 Orang

57 tahun lalu

Sejumlah Wilayah Sumatera Gelap akibat Listrik Padam, Ini Penjelasan PLN

57 tahun lalu

Operasi Besar Narkoba di Sumut, 342 Orang Ditangkap Termasuk Pengguna hingga Pengedar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal