“Saya juga punya firasat, biasanya Si Rafa itu maen ke tempaat saya. Tapi, sejak kemarin dia tidak kelihatan,” ucapnya.
Dia menuturkan, ibu korban mendapati kedua anaknya sudah tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan. Ikhsan dan Rafa ditemukan di dua lokasi berbeda di gedung Sekolah Global Prima dengan kondisi luka di bagian kepala. Salah satu jasa korban ditutupi triplek bangunan.
Dia menuturkan, setelah kejadian itu, ayah tiri korban tidak pulang ke rumah. “Dia (ayah tiri) juga ngasih tahu kalau dihantui dua anaknya. Dia ngasih tahu posisinya sekarang di kos temannya,” katanya.