Sementara itu, Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga mengatakan kegiatan ini merupakan file projeck KPU RI yang diselenggarakan di 68 desa dalam 34 provinsi seluruh Indonesia.
"Berarti kan satu provinsi cuma dua desa karena keterbatasan anggaran juga. Di Sumatera Utara, kita memilih di Kabupaten Deliserdang, khususnya Kecamatan Percut Sei Tuan, Desa Tembung sama Desa Bandar Khalipah," katanya.
KPU memiliki indikator kenapa dua desa itu dipilih dijadikan Desa Peduli Pemilu. Selain karena memiliki DPT terpadat, kawasan tersebut memerlukan keseriusan tinggi dalam mengelola pelaksanaan pemilu.
"Karena DPT-nya terpadat, pengelolaan pemilunya itu membutuhkan keseriusan dan intensitas lebih tinggi, ada potensi konflik, rekap juga terlama di Kecamatan Percut Sei Tuan, tingkat partisipasinya masih sekitaran 60 persen meski pemilihnya banyak," ucapnya.
Pelatihan Kader Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan itu diikuti 50 peserta dari berbagai kalangan baik laki-laki maupun perempuan, kelompok marjinal, maupun kelompok pemilih pemula yang sudah dipilih dengan pemateri dari KPU Sumut dan KPU Deliserdang.